TINGKAT PENGETAHUAN DALAM PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT RADANG SENDI PADA PASIEN USIA 25-40 TAHUN

Dewi Ika Sari Hari Poernomo, Rima wati

Abstract


Banyak lansia tidak memiliki cukup pengetahuan tentang radang sendi yang terjadi pada dirinya. Penyakit radang sendi dapat dicegah dengan membiasakan perilaku hidup sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit radang sendi pada pasien usia 25-40 tahun. Desain penelitian ini adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang
memeriksakan diri di Poliklinik RS. Baptis Kediri. Besar sampel adalah 30 responden dan diambil secara Consecutive Sampling. Variabel independennya adalah pengetahuan tentang radang sendi dan variabel dependennya adalah perilaku pencegahan radang sendi.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. selanjutnya data dianalisis dengan uji Spearman Rho dengan tingkat kemaknaan a £ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan
sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 21 responden (70%) dan sebagian besar responden dengan perilaku pencegahan cukup yaitu sebanyak 24 responden (80%). Hasil uji statistik Spearman Rho didapatkan p = 0,136 hal ini berarti
tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit radang sendi pada pasien usia 25-40 tahun. Kesimpulan semakin tinggi pengetahuan pasien
tentang radang sendi belum tentu memiliki perilaku pencegahan radang sendi yang baik demikian sebaliknya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.