DERAJAT HIPERTENSI (MENURUT WHO) MEMPENGARUHI KUALITAS TIDUR DAN STRESS PSIKOSOSIAL

Mirza Nursyamsu Harfiantoko, Erlin Kurnia

Abstract


Pasien hipertensi stres berat menyebabkan kualitas tidur buruk yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah. Tujuan penelitian untuk mempelajari kualitas tidur dan stres psikososial pasien hipertensi. Desain penelitian adalah cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi, dengan jumlah sampel 96 orang, diambil dengan Purposive Sampling. Variabel penelitian kualitas tidur dan stres psikososial diambil menggunakan kuesioner dan  klasifikasi hipertensi dihitung berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah selama tiga bulan terakhir. Analisis data mengunakan uji statistik  Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis dengan α<0,05. Hasil penelitian menunjukan pasien hipertensi ringan mempunyai kualitas tidur baik, pasien hipertensi sedang dan berat mempunyai kualitas tidur buruk. Pasien hipertensi ringan memiliki stres ringan, pasien hipertensi sedang memiliki stres sedang, pasien hipertensi berat memiliki stres berat. Dari uji statistik keduanya didapatkan p=0.000 yang berarti terdapat perbedaan kualitas tidur dan stres psikososial pasien hipertensi. Disimpulkan bahwa semakin berat hipertensi pasien, semakin rendah kualitas tidurnya dan semakin tinggi tingkat stresnya. 

 

Kata kunci: Kualitas tidur, stres psikososial, dan hipertensi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.