DUKUNGAN KELUARGA MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL SEDANG

Melisa Dhuwy Mayangsari, Kili Astarani

Abstract


Anak retardasi mental sedang memiliki keterbatasan pada interaksi sosial. Upaya dalam peningkatan interaksisosialnya, keterlibatan keluarga sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan dukungan keluarga dan interaksi sosial pada anak retardasi mental sedang. Desain penelitian ini adalah korelasional. Populasinya adalah orangtua anak retardasi mental sedang di SLB-C1 Putera Asih Kota Kediri dengan jumlah responden 32 orang, mengunakan tehnik total sampling. Variabel penelitian adalah dukungan keluarga dan interaksi sosial. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dengan uji statistik Spearman Rho’s  (α=0,05). Hasil penenlitian menunjukkan dukungan keluarga adalah baik (65,6%), interaksi sosial anak cukup (53,1%). Analisis Spearman Rho’s  didapatkan p=0,000, correlation coefficient 0,680, Jadi ada hubungan yang sedang antara dukungan keluarga dan interaksi sosial pada anak retardasi mental sedang. Disimpulkan bahwa dukungan keluarga penting dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada anak retradasi metal sedang.

 

 

Kata Kunci : dukungan keluarga, interaksi sosial, retardasi mental sedang

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.