ANALISIS KARAKTERISTIK PASIEN GANGGUAN FISIK DENGAN ANSIETAS DI RSUD KOTA MADIUN

Lilik Supriati

Abstract


Gangguan fisik adalah suatu keadaan yang terganggu secara fisik oleh penyakit maupun secara fungsional yang dapat mengancam integritas diri seseorang. Pasien gangguan fisik  yang dirawat di ruang bedah dan penyakit dalam sering mengalami gangguan kecemasan yang merupakan  salah satu komorbitas tersering dari gangguan jiwa apabila tidak tertangani dengan tepat. Kejadian kecemasan pada pasien berhubungan dengan karakteristik pasien seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan kecemasan serta mencari faktor yang paling berhubungan dengan kecemasan pasien.  Studi ini menggunakan metode pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan data purposive sampling. Responden sebanyak 56 pasien yang sedang rawat inap diruang bedah dan penyakit dalam di RSUD Kota Madiun. Variabel kecemasan diukur dengan menggunakan kuisioner modifikasi dari HARS. Hasil penelitian menunjukkan mean kecemasan 12,57 (cemas sedang). Faktor yang berkontribusi terhadap kecemasan adalah kecerdasan emosi (p-value = 0,016), pendidikan ( p-value= 0,032) dan pengetahuan dalam mengatasi kecemasan (0,001)  sebagai faktor yang paling berhubungan dengan kecemasan pasien. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa faktor yang berkontribusi terhadap ansietas pasien adalah kecerdasan emosi.


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments
 |  Add comment